PTM Semester 2!

 Halo semuanya! Kembali lagi dengan saya, Keisha. Apa kabar semuanya? Semoga pada baik baik saja, ya!

Keadaan sekarang memang menyeramkan, Virus Corona berada dimana-mana. Tempat-tempat umum banyak yang ditutup dikarenakan untuk mencegah penyebaran Virus COVID-19. Namun, pada 3 Januari 2021, sekolah SMP Labschool Jakarta mengadakan pembelajaran tatap muka (PJJ). Namun, PJJ kali ini tidak seperti biasanya, yang dilakukan secara terbatas. PJJ kali ini dilaksanakan secara full, yang berarti semua siswa siswi diwajibkan untuk hadir ke sekolah.


Dalam tulisan kali ini, saya akan menceritakan pengalaman saya yang menyenangkan mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) secara full. Enjoy reading!


Pada Senin, 3 Januari 2021, kami memasuki semester kedua. Dan pada hari itu, sekolah mengadakan pertemuan tatap muka (PTM) seratus persen, yang berarti semua siswa siswi dari kelas 7 diwajibkan untuk hadir ke sekolah. PTM pada minggu ini dilaksanakan pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Sedangkan, untuk minggu depan, akan dilaksanakan pada hari Selasa dan Kamis.


Saya ke sekolah menggunakan mobil, diantar oleh ayah saya. Perjalanan lumayan lama dikarenakan macet. Setelah beberapa menit, saya sampai di sekolah. Kami diwajibkan untuk mencuci tangan di wastafel yang sudah disediakan, setelah menciumi tangan, saya masuk ke dalam sekolah dan saya meng scam QR code dengan aplikasi PeduliLindungi. Kami harus mengikuti protokol-protokol kesehatan yang sudah di beri tahu.


Kemudian, saya masuk ke kelas. Saya duduk di deretan bagian ke empat. Setelah bel masuk berbunyi, saya memimpin teman teman saya berdoa dan tadarus. Lalu bel jam pelajaran pertama berbunyi dan guru Bahasa Indonesia saya, Pak Ali Topan, memasuki ruangan kelas saya. Kami dijelaskan rata-rata nilai Bahasa Indonesia pada saat PTS, PAS, dan keseluruhannya. Setelah penjelasan nilai, kami dijelaskan beberapa materi Bahasa Indonesia yang akan kita pelajari pada semester kedua. Setelah itu, kami dibolehkan untuk memberi saran dan kritik untuk pembelajaran Bahasa Indonesia selama ini. Pelajaran berlangsung selama satu jam, kemudian, setelah waktu mata pelajaran bahasa Indonesia habis, pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dimulai. Pelajaran IPA juga berlangsung selama satu jam. Kami diajar oleh Pak Agung Hartono. Kami belajar tentang sel. Setelah pelajaran IPA usai, bel istirahat berbunyi dan kami istirahat. Pada saat istirahat, teman teman saya ada yang berfoto-foto, bermain games, makan bersama, dan lain sebagainya. Dan pada saat itu, saya diajak untuk berfoto bersama dengan teman saya.







Keren, kan?


Istirahat berlangsung selama 30 menit. Kemudian bel pelajaran ketiga dimulai. Pada pelajaran ketiga, kami belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) bersama Pak Warsino. Pada kali ini, kami belajar tentang lambang dasar negara kita, yaitu Garuda Pancasila. Mulai dari sejarahnya dan makna simbol tersebut.


Setelah beberapa lama, pelajaran PPKN berakhir. Lalu, murid-murid yang muslim diperbolehkan untuk beribadah di masjid sekolah atau di rumah masing-masing, sedangkan, yang non muslim diperbolehkan untuk menunggu yang muslim beribadah atau langsung pulang.


PTM ini sangat menyenangkan. Tetapi, menurut saya, lebih baik dilakukan hybrid learning seperti tahun lalu untuk mencegah kluster baru virus COVID-19 dikarenakan protokol kesehatan masih longgar. Murid-murid duduk di kursi yang berdekatan, berpegangan tangan, dan sebagainya.


Untuk menonton pengalaman PTM selengkapnya, kalian bisa klik link YouTube berikut: https://youtu.be/avU_GKX3ScI 


Demikian dari saya, mohon maaf bila ada salah kata. Sampai ketemu lagi teman-teman! Stay safe and healthy semuanya!

Komentar

Posting Komentar